Roti john salah satu kuliner yang lagi hype di kalangan milenial nih sekarang. Tapi tahukah kamu sejarah adanya hidangan roti yang menggiurkan itu?
Siapa sangka Okezoners, hidangan roti john ternyata sudah populer di masa perang zaman dulu. Dilansir Okezone dari National Archive Of Singapore, Jumat (8/2/2019), ada seorang Muslim India berkulit putih yang membuka warung di daerah Koek Road, Singapura.
Kemudian, setiap Kamis sekumpulan para prajurit biasa pergi ke klub Union Jack yang berada di North Bridge Road, tepatnya belakang Capitol Cinema. Setelah itu, mereka jalan kaki melewati Koek Road.
Mereka sengaja membeli setengah roti khas Perancis dengan omelet di dalamnya. Lalu, roti itu dibawa sebagai hidangan khas makan malam sampai jadi tren.
Saat menyebutkan pesanannya, para prajurit itu biasa melontarkan kata "roti" yang berarti hidangan roti yang diinginkan dan "john" orang berkulit putih. Dengan kata lain roti yang populer itu, sudah dijuluki roti john oleh para penggemarnya.
Tetapi ada hal yang dianggap Abdul menjengkelkan saat para prajurit itu memesan hidangan spesial itu. Sambil berkata "Ya Roti", Abdul memecahkan satu telur di kaleng saat orang kulit putih yang menyebut pesanannya. Kalau orang Asia yang memesan, dia akan memberi dua telur sekaligus.