Jika tradisi di Arab Saudi seperti berkumpul bersama keluarga di rumah, atau berkunjung ke rumah sanak keluarga lain sama halnya dengan tradisi Idul Adha di Indonesia pada umumnya. Soal makanan, tentu saja hidangan yang hadir sebagai sajian khas Idul Adha berbeda.
Dijelaskan oleh Moudhi, hidangan Hari Raya Kurban di Arab Saudi biasanya bisa berbeda-beda di setiap area. Namun ada beberapa hidangan penting yang biasanya hadir di setiap rumah.
BACA JUGA:
"Tiap area bisa berbeda, tapi biasanya hidangan yang mendominasi di rumah itu misalnya seperti di area saya, Riyadh itu adalah Nasi Kabsa yaitu nasi yang dimasak bersama bumbu rempah-rempah dan pure tomat lalu dihidangkan bersama daging domba atau daging ayam. Selain Kabsa, Mandi juga hidangan basic yang ada saat Idul Adha. Lalu bisa juga, seperti hidangan yang disediakan di sini. Mulai dari felafel ( pastry goreng berisi sayuran, kacang yang dihancurkan, parsley, dan biji wijen), belila (sup ayam) dan matazeez (pastry gandum yang dimakan bersama sup hangat)," pungkas Moudhi.
(Martin Bagya Kertiyasa)