RAMAINYA kasus kematian bocah akibat menelan Pil PCC di Kendari, Sulawesi Tenggara membuat pemerintah turun tangan. Kementerian Kesehatan melakukan evaluasi terkait penanganan kasus ini langsung di tempat kejadian perkara.
Tim Kementerian Kesehatan terjun ke lapangan untuk mengetahui secara langsung penanganan kesehatan korban penyalahgunaan obat di Kota Kendari, di antaranya Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Mohamad Subuh, Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Maura Linda Sitanggang, Direktur Tata Kelola Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan Engko Sosialine Magdalene dan Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Oscar Primadi.
BACA JUGA:
Setelah mendarat di bandar udara Haluoleo Kendari, rombongan langsung menuju RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Di Ruang Asoka, tim Kemenkes menjenguk pasien korban penyalahgunaan paracetamol caffeine carisoprodol atau PCC.
Usai menjenguk pasien, Kemenkes langsung menggelar koordinasi jajaran kesehatan daerah, rumah sakit, BPOM dan BNN Provinsi Sulawesi Tenggara di aula kantor Dinas Kesehatan. Tujuannya untuk melakukan evaluasi pasca penanganan korban.