"Minuman enak yang diberikan dengan cepat dan memiliki definisi pola yang baik adalah tanda seorang barista profesional yang menghargai pekerjaan, bahan, dan pelanggan mereka," lanjutnya.
Dengan meningkatkan tren media sosial di seluruh dunia, membuat fenomena seni latte mendunia. Tak hanya soal rasa, para pelanggan juga menilai presentasi dan mengunggahnya di media sosial untuk mendapatkan popularitas.
Kepopuleran seni latte terus berlanjut di berbagai belahan dunia. Bahkan, sejak 4 tahun lalu warganet dihebohkan dengan adanya desain kucing 3D pada latte art. Hal ini mulai dipopulerkan oleh barista bernama Kazuki Yamamoto yang juga menciptakan kreasi 3D jerapah dan Snoopu dalam latte art.
(Vien Dimyati)