Menurut situs ini, cangkir kopi yang dihiasi dengan pola dipopulerkan di Amerika Serikat pada akhir 1980-an dan awal 1990-an hingga menyebar ke seluruh dunia.
Pada tahun 2000-an, latte art mulai menyebar ke Australia dan negara-negara Nordik. Sedangkan kini, latte art sudah menjadi hal yang mainstream di Asia. Bahkan barista-barista Asia dikenal dapat menciptakan seni visual yang baik untuk latte art. Hal ini memunculkan kejuaraan dunia untuk seni latte.
"Barista Asia memiliki etos kerja yang sangat kuat, dan mereka gigih serta termotivasi untuk mencapai puncak," kata instruktur barista Kolpaktsi.
Kolpaktsi mengatakan, popularitas seni latte telah tumbuh seiring dengan peningkatan kesadaran kopi secara keseluruhan oleh konsumen. Konsumen saat ini bukan hanya mencari rasa, tetapi juga belajar menekankan kualitas kopi.