Terungkap! Selain Bikin Bugar, Olahraga Aerobik Bisa Menangkal Masalah Jantung

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Kamis 24 Agustus 2017 07:05 WIB
Ilustrasi (Foto: Zeenews)
Share :

PENYAKIT jantung menjadi salah satu pembunuh utama masyarakat Inggris. Di Indonesia sendiri, 59,6% kematian terjadi karena serangan jantung. Pola hidup yang sehat menjadi pencegah yang bisa dilakukan sedini mungkin.

Menjaga pola makan dan juga aktivitas yang sehat menjadi cara yang seharusnya dilakukan masyarakat Indonesia sejak masih anak-anak. Penyakit jantung sendiri bisa dihindari dengan kebiasaan baik tersebut. Tapi, lain cerita kalau memang si anak sudah punya gen risiko penyakit jantung.

(Baca Juga: Lagi, Pernikahan Beda Usia, Nenek 75 Tahun Nikahi Seorang Perjaka di Kalimantan!)

Selain kebiasaan tersebut, peneliti mengungkapkan bahwa melakukan aerobik bisa melindungi kesehatan jantung. Fakta tersebut diungkapkan studi yang dilakukan University of São Paulo di Brazil.

(Baca Juga: UNIK! Gunakan Make-Up Opera Tradisional, Dokter di China Bikin Pasien Betah Berobat)

Jenis latihan ini yang biasa disebut cardio melibatkan gerakan yang meningkatkan level pernapasan dan jantung Anda. Di mana, gerakan tersebut memerlukan pemompaan darah beroksigen oleh jantung untuk mengangkut oksigen ke otot kerja.

(Baca Juga: Selain Deteksi Dini Gejala, Jalani Gaya Hidup Sehat Jadi Upaya Terbaik Cegah Brain Attack yang Mematikan)

Dalam penelitian tersebut, para peneliti menemukan bahwa latihan aerobik mengaktifkan kembali sistem yang berfungsi membantu membersihkan sel-sel jantung dari mitokondria disfungsional atau pembangkit tenaga sel.

"Pada dasarnya, kami menemukan bahwa aerobik memfasilitasi penghapusan mitokondria disfungsional dari sel jantung," kata Julio Cesar Batista Ferreira, seorang profesor di Biomedical Science Institute, dikutip dari Express, Kamis (24/8/2017).

"Penghapusan mitokondria disfungsional meningkatkan pasokan ATP [adenosine triphosphate atau molekul yang menyimpan energi untuk sel dan mengurangi produksi molekul beracun, seperti radikal bebas oksigen dan aldehida reaktif, kelebihan yang merusak struktur sel, tambah dia.

(Baca Juga: WASPADA! Brain Attack Bisa Terjadi Kapan Saja, Gejalanya Bentuk Wajah Miring Sebelah)

Langkah selanjutnya bagi para periset adalah menciptakan obat yang berfungsi sama dengan melakukan cardio. "Terbukti, penciptaan obat dengan fungsi tersebut dirasa bisa asalkan ada penelitian lanjutan yang berfokus pada masalah tersebut," sambung Ferreira.

Sementara itu, perlu Anda ketahui bahwa gagal jantung adalah kondisi di mana jantung tidak mampu memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Sekitar 70 persen pasien gagal jantung meninggal akibat kondisi itu dalam lima tahun.

Selain sebagai pelindung jantung, ternyata aerobik atau latihan cardio bisa untuk mencegah cachexia atau kehilangan berat badan dan massa otot yang drastis. Ferreira menjelaskan, olahraga tidak hanya mencegah tapi juga memulihkan kerusakan yang disebabkan oleh gagal jantung.

"Hipotesis kami adalah bahwa latihan fisik memodulasi ekspresi atau aktivitas satu atau lebih protein utama yang terlibat dalam mitofag atau autofag mitokondria, sehingga memulihkan aktivitas pasien lagi. Kami sekarang mencoba untuk mengkonfirmasi hipotesis ini," papar Ferreira.

Penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa orang-orang yang mempertahankan gaya hidup aktif memiliki 45 persen risiko lebih rendah terkena penyakit jantung daripada orang-orang yang banyak duduk. Juga telah ditemukan bahwa latihan dengan intensitas sedang, seperti jogging, lebih baik untuk jantung daripada latihan dengan intensitas tinggi.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya