Dalam penelitian tersebut, para peneliti menemukan bahwa latihan aerobik mengaktifkan kembali sistem yang berfungsi membantu membersihkan sel-sel jantung dari mitokondria disfungsional atau pembangkit tenaga sel.
"Pada dasarnya, kami menemukan bahwa aerobik memfasilitasi penghapusan mitokondria disfungsional dari sel jantung," kata Julio Cesar Batista Ferreira, seorang profesor di Biomedical Science Institute, dikutip dari Express, Kamis (24/8/2017).
"Penghapusan mitokondria disfungsional meningkatkan pasokan ATP [adenosine triphosphate atau molekul yang menyimpan energi untuk sel dan mengurangi produksi molekul beracun, seperti radikal bebas oksigen dan aldehida reaktif, kelebihan yang merusak struktur sel, tambah dia.
(Baca Juga: WASPADA! Brain Attack Bisa Terjadi Kapan Saja, Gejalanya Bentuk Wajah Miring Sebelah)
Langkah selanjutnya bagi para periset adalah menciptakan obat yang berfungsi sama dengan melakukan cardio. "Terbukti, penciptaan obat dengan fungsi tersebut dirasa bisa asalkan ada penelitian lanjutan yang berfokus pada masalah tersebut," sambung Ferreira.