MEMASUKKAN sayur-sayuran dalam setiap menu makanan yang dikonsumsi setiap hari, agar menu makanan tetap sehat seimbang, wajib untuk dilakoni. Akan tetapi sayangnya, banyak orang awam yang tidak sadar kerap melakukan sederet kesalahan dasar ketika sedang menyiapkan sayuran untuk diolah menjadi masakan.
Ternyata kesalahan yang sekilas tampak simpel ini, nyatanya bisa meningkatkan risiko tumbuhnya bakteri hingga mengurangi kandungan nutrisi di dalam sayur itu sendiri. Nah, untuk agar kesalahan tersebut tidak terulang dan bisa dihindari, simak dulu yuk apa saja sederet kesalahan dasar yang sering dilakukan saat menyiapkan sayuran dalam artikel di bawah ini.
Tak Perlu Khawatir, Mulai dari Apel Hingga Buah Citrus Awet Disimpan Berbulan-bulan!
Rutin Makan Bayam, Jeruk dan Pisang Bisa Bikin Hati Riang Gembira!
Mencuci sayur sebelum disimpan
Begitu usai membeli sayur di pasar atau di supermarket, saat sampai di rumah, kebanyakan orang awam akan langsung mencuci sayur-sayur tersebut lalu disimpan dalam wadah dan dimasukkan ke lemari pendingin. Tahukah bahwasanya metode ini sebetulnya adalah cara yang keliru? Karena cara ini malah akan meningkatkan resiko bakteri tumbuh dan berkembang lebih cepat, sehingga membuat sayur jadi mudah busuk. Sebaiknya, cuci sayur-sayuran ini baru sesaat hendak digunakan untuk diolah menjadi makanan.
Memotong sayur terlalu awal
Sama halnya, dengan mencuci sayur terlalu awal. Memotong-motong sayur lebih awal, lalu memasukkannya dalam wadah plastik kemudian disimpan dalam lemari pendingin, memang akan mengirit waktu memasak. Namun, hal ini akan membuat kualitas sayuran menjadi menurun karena serat-serat di dalam sayuran, akan terkena kontak dengan udara.
Tidak dicuci dengan benar
Cara mencuci sayur terlebih yang berwarna hijau yang benar sebetulnya, bukanlah dengan dikucur di bawah kucuran air langsung. Tetapi dengan cara merendamnya di wadah mangkuk, yang diisi dengan air dingin. Sedangkan untuk jenis sayuran yang keras, seperti kentang, wortel, dan sayuran lainnya yang berakar sikatlah sayuran tersebut dengan menggunakan sikat khusus sayuran.
Dicuci dengan Larutan Air Cuka, Cara Mudah Kurangi Kandungan Pestisida Sayur dan Buah-buahan
Alih-Alih Setangkai Bunga, Pria Ini Malah Beri Sayur Kale saat Kencan!
Salah pemakaian alat masak
Ketika menyiapkan sayuran untuk diolah menjadi bahan makanan, biasakan untuk menggunakan dua talenan atau cutting board untuk menghindari terjadinya proses kontaminasi. Pilihlah talenan dari material bahan kayu keras, yang lebih tahan banting tergores sehingga meminimalisasi terkena bakteri yang mengendap di dalam sayatan tersebut.
Tidak menggunakan pisau yang tajam
Menggunakan pisau yang tumpul alias kurang tajam, sebenarnya tidak hanya berlaku sebagai kesalahan dalam menyiapkan sayuran. Karena pada dasarnya, ketika memasak sangat disarankan untuk memakai pisau yang tajam sehingga bahan-bahan makanan (termasuk sayur) bisa dipotong-potong lebih mudah dan menghasilkan potongan yang pas. Demikian seperti disitat Mashed, baru-baru ini.
(Dinno Baskoro)