PERNAH berkunjung ke Madura atau daerah di Jawa Timur lain kemudian disuguhi nasi jagung? Jangan heran, santapan ini memang makanan khas masyarakat Madura dan beberapa daerah di Jawa Timur lainnya.
Dikutip dari buku 80 Warisan Kuliner Nusantara yang disusun oleh Semidjati Purwadaria, Jumat (4/8/2017), nasi jagung dikenal juga dengan sebutan nasek ampog yang dalam bahasa Madura berarti nasi jagung. Dulunya ini adalah makanan utama semua orang Madura, bukan nasi putih biasa. Hal ini dipengaruhi oleh produksi jagung yang sangat melimpah di Madura.
Di desa, orang membuat nasi jagung hanya dari jagung saja namun lama kelamaan jagung dicampur dengan nasi. Untuk membuat nasi ini, jagung dibiarkan hingga kering di pohon kemudian dijemur dan dipipil. Sebelum dimasak, jagung digiling terlebih dulu supaya menjadi serpihan yang lebih kecil.
BACA JUGA:
Perkenalkan Sapi Wagyu dari Jepang untuk Kurban, Harganya Setara Mobil Baru
POP SUGAR: Aneh, Meski Terjemur Selama 4 Hari Es Krim Ini Tidak Meleleh!
Konsumsi nasi jagung di Madura sudah cenderung berkurang karena orang kini lebih memilih makan nasi biasa. Namun ada beberapa orang yang masih mengolah nasi jagung untuk dijual kembali biasanya di pasar atau dijual secara berkeliling.
Membuat nasi jagung sama persis dengan membuat nasi biasa yakni direbus dan dikukus secara tradisional. Biasanya nasi jagung disantap dnegan aneka lauk seperti ikan, sayuran dan lauk pelengkap.