JAKARTA - Meningkatkan kecepatan atau pace lari menjadi target yang dimiliki pelari. Apalagi untuk pelari yang mulai rutin latihan lari maupun kompetisi.
Namun, punya pace yang lebih cepat bukan berarti harus selalu berlari sekencang mungkin setiap kali latihan. Justru, kombinasi latihan dengan intensitas berbeda, peningkatan daya tahan, serta pemulihan yang cukup menjadi kunci untuk meningkatkan performa.
Bagi pelari pemula, proses ini perlu dilakukan secara bertahap agar tubuh memiliki waktu untuk beradaptasi sekaligus mengurangi risiko cedera.
Melansir Runner’s World, berikut beberapa langkah untuk meningkatkan pace lari yang bisa kamu coba.
Dengan melakukan easy run, tentunya daya tahan aerobik akan meningkat, sehingga tubuh semakin terbiasa berlari dalam durasi lebih panjang. Saat melakukannya, gunakan kecepatan yang memungkinkan kamu tetap berbicara dalam kalimat lengkap tanpa terengah-engah.