Namun, WHO menyarankan agar pemanis non-gula atau non-sugar sweeteners (NSS) tidak digunakan sebagai strategi untuk menurunkan berat badan maupun mengurangi risiko penyakit tidak menular.
Jadi, lebih baik memilih stevia atau gula putih? Stevia bisa menjadi pilihan untuk mengurangi kalori dan gula tambahan, terutama jika digunakan sebagai pengganti gula putih. Namun, bukan berarti semakin banyak mengonsumsi stevia akan semakin baik bagi kesehatan.
WHO justru mendorong masyarakat untuk mengurangi tingkat kemanisan dalam pola makan secara keseluruhan. Salah satu caranya dengan membiasakan diri mengonsumsi minuman tanpa pemanis serta memilih makanan yang rasa manisnya berasal dari buah utuh.
Dengan demikian, langkah yang lebih baik bukan sekadar mengganti gula putih dengan stevia, melainkan membatasi kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman terlalu manis.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.