Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Studi Ungkap 23 dari 26 Peserta dengan Obesitas Mengalami Penurunan Lemak Hati

Khafid Mardiyansyah , Jurnalis-Jum'at, 23 Oktober 2026 |22:01 WIB
Studi Ungkap 23 dari 26 Peserta dengan Obesitas Mengalami Penurunan Lemak Hati
Ilustrasi
A
A
A

Namun, laporan yang tersedia tidak merinci hasil penurunan lemak hati berdasarkan masing-masing dosis. Hasil pemeriksaan lemak hati pada kelompok plasebo juga tidak disajikan sebagai pembanding dalam analisis yang dilaporkan.

Selain itu, analisis tersebut bersifat post hoc atau analisis tambahan terhadap data penelitian yang sudah tersedia. Dengan demikian, hasilnya perlu ditafsirkan secara hati-hati dan belum cukup untuk memastikan seberapa besar perubahan lemak hati yang secara khusus disebabkan oleh pengobatan.

Angka 23 dari 26 peserta juga hanya menggambarkan kelompok yang memiliki kadar lemak hati berlebih pada awal penelitian. Hasil tersebut tidak dapat langsung diterapkan kepada seluruh peserta STEP UP maupun semua orang yang menggunakan Wegovy.

Penurunan Lemak Hati Bukan Berarti Penyakit Sembuh

Penumpukan lemak di hati dapat berkaitan dengan obesitas, resistensi insulin, dan diabetes tipe 2. Pada sebagian orang, kondisi ini dapat berkembang menjadi metabolic dysfunction-associated steatohepatitis (MASH), yaitu penyakit yang ditandai penumpukan lemak disertai peradangan dan kerusakan sel hati.

Jika berlangsung dalam jangka panjang, kerusakan hati dapat menyebabkan fibrosis atau pembentukan jaringan parut. Pada kondisi yang lebih berat, penyakit dapat berkembang menjadi sirosis.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement