JAKARTA - Sulit tidur pada malam hari menjadi masalah yang dialami banyak orang, terutama ketika pikiran masih sibuk memikirkan pekerjaan, masalah pribadi, atau aktivitas yang harus dilakukan keesokan harinya. Meski tubuh sudah lelah, mata justru sulit terpejam dan tidur pun tak kunjung datang.
Gaya hidup yang serba cepat dan penuh tekanan dapat membuat tubuh terus berada dalam kondisi siaga. Aktivitas sistem saraf simpatik yang berlebihan dalam jangka panjang juga bisa menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan insomnia.
Jika berlangsung terus-menerus, kurang tidur tidak hanya memengaruhi suasana hati dan konsentrasi, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan secara keseluruhan.
Melansir The Standard, Divisi Penanggulangan Bencana dari Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo, Jepang, membagikan metode relaksasi sederhana selama lima menit sebelum tidur. Cara ini menarik perhatian netizen karena bisa dilakukan sendiri tanpa peralatan khusus.
Metode ini mengandalkan gerakan menegangkan otot tubuh, kemudian melepaskannya secara perlahan. Tujuannya adalah membantu tubuh beralih ke kondisi yang lebih rileks sehingga seseorang lebih mudah mempersiapkan diri untuk tidur.
Berikut langkah-langkah yang bisa dicoba:
Perhatian terhadap sensasi tubuh yang mengendur, disertai pernapasan dalam bisa menenangkan pikiran dan mengurangi ketegangan. Teknik ini juga dapat dicoba ketika seseorang merasa gelisah atau cemas menjelang tidur.
Namun, metode tersebut tidak menjamin seseorang langsung tertidur dalam lima menit. Respons setiap orang bisa berbeda, sehingga teknik ini lebih tepat dipandang sebagai salah satu cara untuk membantu tubuh menjadi lebih rileks.
Selain metode relaksasi, sejumlah netizen juga membagikan pengalaman mereka dalam mengatasi kesulitan tidur. Salah satu cara yang disebutkan adalah tidur dengan posisi miring, terutama ke sisi kiri.
Posisi tidur miring dapat terasa nyaman bagi sebagian orang. Pada orang yang mengalami mendengkur atau gangguan pernapasan tertentu saat tidur, posisi miring juga berpotensi mengurangi gangguan tersebut.
Usahakan tidur dan bangun pada waktu yang relatif sama setiap hari. Kurangi konsumsi kafein menjelang waktu tidur, ciptakan suasana kamar yang nyaman, dan hindari aktivitas yang membuat pikiran semakin terjaga.
Jika sulit tidur terus berulang hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut kepada tenaga kesehatan. Insomnia yang menetap bisa berkaitan dengan berbagai faktor dan mungkin memerlukan penanganan lebih lanjut.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.