Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tren Glass Skin Viral, Benarkah Bisa Merusak Skin Barrier?

Agustina Wulandari , Jurnalis-Minggu, 18 Oktober 2026 |13:05 WIB
Tren <i>Glass Skin</i> Viral, Benarkah Bisa Merusak <i>Skin Barrier</i>?
Ilustrasi glass skin. (Foto: dok Magnific)
A
A
A

Ketika lapisan ini mengalami kerusakan, kulit akan lebih sulit mempertahankan kelembapannya. Kulit juga bisa menjadi lebih sensitif terhadap produk perawatan yang sebelumnya terasa nyaman digunakan.

Ada beberapa kebiasaan dalam rutinitas glass skin yang berisiko mengganggu fungsi skin barrier, antara lain:

1. Terlalu sering melakukan eksfoliasi

Eksfoliasi bertujuan mengangkat sel kulit mati agar kulit terasa lebih halus. Namun, melakukannya terlalu sering atau menggunakan produk yang terlalu kuat dapat menyebabkan kemerahan, kulit kering, dan iritasi.

2. Menggunakan terlalu banyak bahan aktif

Serum dan produk dengan bahan aktif tertentu memang bisa mengatasi masalah kulit. Namun, penggunaan beberapa bahan aktif sekaligus tanpa memperhatikan kecocokannya bisa meningkatkan risiko iritasi dan membuat kulit lebih sensitif.

3. Menumpuk terlalu banyak produk

Menggunakan banyak produk bukan berarti hasilnya akan semakin baik. Setiap orang memiliki kebutuhan kulit yang berbeda, sehingga produk yang cocok untuk seseorang belum tentu memberikan hasil yang sama pada orang lain.

Kulit Sehat Tak Harus Mulus Tanpa Pori-Pori

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement