Namun, kandungan vitamin tambahan di dalam makanan hewan tetap perlu diperhatikan. Beberapa jenis makanan hewan mengandung bentuk sintesis vitamin K yang dikenal sebagai menadione atau vitamin K3.
Dalam jumlah tinggi, zat tersebut dapat menjadi beracun bagi manusia. Karena itu, makanan hewan sebaiknya tidak dikonsumsi secara rutin atau dalam jangka panjang.
Meskipun tidak sengaja menelan sedikit makanan hewan mungkin tidak langsung menyebabkan penyakit, produk tersebut tetap dibuat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi hewan.
Manusia memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda. Makanan hewan juga tidak mengandung seluruh nutrisi yang dibutuhkan tubuh manusia untuk tetap sehat.
Salah satu contohnya adalah vitamin C. Nutrisi ini penting untuk kesehatan kulit dan sistem kekebalan tubuh manusia.
Manusia tidak dapat memproduksi vitamin C sendiri sehingga perlu mendapatkannya dari makanan. Di sisi lain, hewan dapat memproduksinya di dalam hati sehingga tidak harus perlu memasukkannya ke dalam makanan.