“Sejujurnya, awalnya kami tidak menyangka bayi itu akan selamat. Sekarang dia baik-baik saja dan sudah keluar dari rumah sakit. Saya benar-benar gembira!” ujar sang ibu kepada media. Identitasnya tidak diungkapkan.
Sebagai ungkapan terima kasih, kedua orang tua Little Zebao mengirimkan panji merah bertuliskan aksara China kepada pihak rumah sakit. Mereka menyampaikan apresiasi atas kemampuan dan perhatian tim medis selama merawat buah hati mereka.
Rumah Sakit Kesehatan Ibu dan Anak Shenzhen sebelumnya juga pernah menangani kasus bayi yang lahir dengan usia kehamilan sangat muda.
Pada Oktober 2023, seorang bayi lahir ketika usia kehamilan ibunya baru 21 minggu empat hari. Bayi tersebut menjalani perawatan selama 143 hari sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.
Kasus tersebut menjadi catatan penting bagi rumah sakit karena bayi itu disebut sebagai salah satu bayi dengan usia kehamilan termuda yang berhasil diselamatkan di China.
Keberhasilan penanganan Little Zebao kembali menunjukkan panjangnya proses yang harus dilalui bayi dengan kelahiran sangat prematur, sekaligus peran penting perawatan intensif dan penanganan cepat dalam menghadapi kondisi yang mengancam nyawa.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.