JAKARTA – Nama Joanna Wietrzyk tengah menjadi sorotan setelah insiden yang dialaminya saat mengikuti kompetisi HYROX Beijing. Atlet asal Australia tersebut tetap melanjutkan perlombaan meski mengalami buang air besar tanpa sengaja di tengah pertandingan hingga akhirnya berhasil meraih kemenangan.
Di balik kejadian yang menjadi perbincangan di media sosial, Wietrzyk merupakan salah satu atlet muda Australia yang menonjol di cabang olahraga kebugaran hybrid. Pada usia 22 tahun, ia mencatat sejarah sebagai perempuan Australia pertama yang berhasil lolos ke HYROX Elite 15.
Sebelum menekuni HYROX, Wietrzyk memiliki latar belakang olahraga yang cukup kuat. Ia pernah menjadi pemain tenis tingkat nasional dan juga menekuni bola netball. Perkenalannya dengan HYROX terjadi ketika dirinya bekerja sebagai pelatih F45 di Melbourne.

Kariernya berkembang cukup cepat. Hanya beberapa bulan setelah terjun ke HYROX, Wietrzyk mampu membukukan waktu di bawah 61 menit dalam kategori Pro Wanita di Brisbane pada 2024. Penampilan tersebut menempatkannya di jajaran empat besar dunia.
Melansir laman Amazfit, performa Wietrzyk kemudian semakin konsisten. Ia meraih kemenangan dalam sejumlah ajang HYROX besar yang digelar di Australia, termasuk Melbourne, Sydney, dan Brisbane.