Pilihan tersebut memiliki makna khusus karena berkaitan dengan akar keluarganya yang berasal dari Haiti dan Afrika. Dengan mengenakan kain tersebut, Osaka tidak sekadar merayakan kemenangan, tetapi juga membawa identitas dan latar belakang keluarganya ke dalam momen penting dalam kariernya.
Penampilan ini menjadi salah satu contoh bagaimana Osaka menggunakan fesyen bukan hanya untuk mengikuti tren, tetapi juga untuk menyampaikan sesuatu yang lebih personal.
Dari lima penampilan tersebut, Naomi Osaka membuktikan bahwa dirinya memang punya selera yang unik terhadap fesyen. Hampir setiap penampilannya memiliki cerita, mulai dari budaya Jepang, perjalanan karier, hubungan dengan keluarga, kisah yang dibacakan kepada putrinya, hingga kekagumannya terhadap atlet seperti Allen Iverson.
Karena itu, gaya Osaka terasa lebih personal. Ia berhasil membawa unsur fesyen, olahraga, budaya, dan cerita pribadi dalam satu tampilan.
Tak heran jika kini penampilan Naomi Osaka di lapangan tenis kerap dinantikan sama seperti pertandingan yang akan ia jalani. Bagi Osaka, lapangan tenis bukan hanya tempat untuk bertanding, tetapi juga ruang untuk menunjukkan identitas dan kreativitasnya.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.