“Air tidak membuat masker bedah berubah jadi N95,” tegasnya.
Menurutnya, masker yang dibasahi justru dapat membuat proses bernapas lebih berat dan pada jenis masker tertentu berpotensi mengganggu kemampuan filtrasinya.
Jika ingin menggunakan air saat membersihkan abu vulkanik, yang dibasahi justru abu yang sudah mengendap. Tujuannya agar abu tidak kembali beterbangan ketika dibersihkan.
Ia juga mengingatkan bahwa penggunaan masker bukan satu-satunya langkah perlindungan ketika abu vulkanik sedang tebal. Masyarakat dianjurkan mengurangi aktivitas di luar ruangan, menutup pintu dan jendela, serta menghindari menyapu abu dalam kondisi kering karena dapat membuat partikelnya kembali beterbangan.
“Jadi kalau N95/KN95 lagi mahal: masker bedah 3 ply yang rapat masih lebih baik daripada tidak pakai apa-apa,” tulisnya.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.