Karena itu, kopi tidak boleh dianggap sebagai terapi kanker ataupun pengganti pengobatan yang diberikan dokter. Pemeriksaan rutin, pengobatan sesuai diagnosis, serta pemantauan setelah terapi tetap menjadi bagian penting dalam penanganan kanker payudara.
“Kopi harus dianggap sebagai salah satu bagian pendukung gaya hidup sehat, bukan obat atau jaminan pencegahan,” jelas Zachariah.
Bagi orang yang tidak menyukai kopi, manfaat polifenol juga dapat diperoleh dari berbagai sumber makanan lain. Teh, buah beri, kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran, dan biji-bijian utuh juga mengandung senyawa tersebut.
Dengan demikian, pola makan yang beragam dan bergizi tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.