Keju Swiss dikenal kaya akan vitamin B12. Satu porsi keju ini dapat memenuhi sekitar 50 persen kebutuhan vitamin B12 harian yang direkomendasikan. Vitamin B12 berperan dalam metabolisme energi dan membantu pembentukan sel darah merah.
Keju Swiss juga memiliki kandungan protein yang sangat tinggi. Karena itu, keju ini dapat membuat kenyang lebih lama dibandingkan sebagian besar jenis keju lainnya.
Keju cottage menjadi salah satu pilihan terbaik dalam daftar ini karena memiliki kandungan kalori yang relatif rendah.
Keju ini tidak melalui proses pengepresan dan sering dibuat menggunakan susu rendah lemak. Kandungan airnya yang tinggi juga membuat jumlah kalorinya cukup rendah.
Menariknya, sekitar 100 kalori dari keju cottage dapat memberikan protein yang setara dengan sekitar dua butir telur. Kandungan protein tersebut membuatnya cukup mengenyangkan.
Namun, pilih keju cottage tanpa tambahan rasa. Sebaiknya hindari varian yang dicampur buah atau gula tambahan, seperti varian dengan nanas, karena tambahan gula dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan dan kerusakan gigi.
Keju rendah lemak bisa menjadi pilihan jika kamu ingin mengurangi asupan kalori dan lemak tanpa harus mengorbankan kandungan proteinnya. Jenis keju ini memiliki kalori dan lemak yang jauh lebih rendah, tetapi tetap mengandung protein dalam jumlah tinggi.