Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bukan Sekadar Bakar Kalori, Latihan Perut Sambil Berdiri Punya Manfaat untuk Pencernaan

Mei Sada Sirait , Jurnalis-Rabu, 26 Agustus 2026 |11:05 WIB
Bukan Sekadar Bakar Kalori, Latihan Perut Sambil Berdiri Punya Manfaat untuk Pencernaan
Olahraga. (Foto: Freepik)
A
A
A

2. Gerakan Latihan Perut

Pengertian Workout, Jenis dan Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Ada beberapa gerakan sederhana melatih otot perut sambil berdiri tanpa alat. Latihan ini tidak membutuhkan banyak ruang.

1. Peregangan tangan ke atas

Berdiri dengan kedua kaki menapak kuat di lantai. Kencangkan otot perut, kemudian angkat kedua tangan ke atas kepala.

Gerakan sederhana ini dapat membantu melatih otot core sekaligus menjadi bagian dari aktivitas fisik ringan yang mendukung pencernaan.

2. Peregangan ke kanan dan kiri

Berdiri tegak dengan kedua tangan berada di atas kepala. Pegang pergelangan tangan kiri menggunakan tangan kanan, kemudian miringkan tubuh ke arah kanan sambil tetap menjaga otot perut aktif.

Kembali ke posisi semula, lalu lakukan gerakan yang sama ke sisi lainnya. Gerakan bergantian ini membantu melatih otot perut bagian samping.

3. Standing torso twist

Gerakan ini dilakukan dengan berdiri dan membuka kedua tangan sejajar dengan lantai, kemudian menekuk siku hingga tangan berada di depan dada.

Putar tubuh bagian atas secara perlahan ke satu sisi sambil menjaga pinggul dan tubuh bagian bawah tetap stabil. Kembali ke tengah, kemudian lakukan gerakan ke sisi lainnya.

Menurut Kais, standing torso twist dapat membantu meningkatkan sirkulasi dan merangsang pergerakan saluran pencernaan.

Meski olahraga dapat membantu pencernaan, intensitasnya tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan tubuh. Latihan sebaiknya dilakukan secara bertahap dan intensitasnya ditingkatkan ketika tubuh mulai terbiasa.

Olahraga yang terlalu berat justru dapat memicu masalah pada saluran pencernaan, seperti mual, diare, muntah, bahkan perdarahan pada usus dalam kondisi tertentu. Karena itu, latihan dengan intensitas ringan hingga sedang dapat menjadi pilihan yang lebih aman untuk memulai.

Latihan perut juga sebaiknya tidak menjadi satu-satunya aktivitas fisik. Ahli diet Jacob Mey menyarankan orang dewasa melakukan aktivitas fisik sekitar 150 hingga 300 menit per minggu. Olahraga rutin dengan intensitas sedang dapat membantu pergerakan saluran pencernaan dan mendukung keragaman mikroorganisme di dalam usus.

(Djanti Virantika)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement