Meski penelitian tersebut menunjukkan hasil yang menjanjikan, tomat bukan satu-satunya makanan yang dapat mendukung kesehatan hati. Pola makan secara keseluruhan tetap memiliki peran penting.
Stacey Woodson, ahli gizi terdaftar sekaligus pemilik The Earth-Centered Dietitian, mengatakan perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak terhadap kesehatan dalam jangka panjang.
Selain tomat, makanan kaya serat seperti sayuran dan buah berwarna-warni, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, serta biji-bijian juga dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan hati.
Mengurangi konsumsi gula berlebih juga penting, terutama bagi orang yang memiliki faktor risiko gangguan metabolisme.
Dengan demikian, konsumsi tomat dapat menjadi salah satu bagian dari pola makan seimbang. Namun, bagi orang yang telah didiagnosis mengalami penyakit hati, perubahan pola makan sebaiknya tetap disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan rekomendasi dokter atau ahli gizi.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.