JAKARTA - Indonesia kembali berduka di tengah serangkaian bencana alam yang melanda berbagai pelosok negeri. Salah satu yang terbaru dan menyita perhatian adalah gempa bumi Magnitudo 7,7 di Mbay - Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Gempa tersebut tidak hanya melumpuhkan aktivitas warga tetapi juga merusak fasilitas pelayanan kesehatan.
Di tengah situasi krisis ini, gelombang kepedulian masyarakat untuk mengirimkan bantuan meluncur deras. Namun, niat baik saja tidak cukup bantuan yang diberikan harus tepat sasaran dan sesuai kebutuhan krusial, terutama demi menjaga kondisi kesehatan serta keselamatan para pengungsi. Salah satu fokus paling mendesak di tempat pengungsian adalah pemenuhan gizi bayi dan anak-anak.
Dokter Spesialis Anak sekaligus influencer kesehatan, Ardi Santoso dalam unggahan video di akun Instagramnya membagikan edukasi dan tips terkait pentingnya pemahaman masyarakat dan relawan terkait aturan distribusi bantuan pangan untuk bayi.
“Perhatian buat yang akan beri bantuan!! Wajib paham kebijakan pemberian ASI, SUFOR & MPASI Saat bencana,” kata dr. Ardi, dikutip Senin (17/8/2026).
Menurutnya, terdapat prinsip utama yang harus dipegang teguh oleh siapa pun yang menyalurkan bantuan logistik gizi di daerah bencana, khususnya bagi penanganan gizi dan dukungan bagi para ibu yang menyusui serta para balita dan anak kecil.