Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Stop Obsesi Anak Harus Gemuk! Dokter Ingatkan Bahaya Berat Badan Berlebih

Niko Prayoga , Jurnalis-Senin, 17 Agustus 2026 |21:05 WIB
Stop Obsesi Anak Harus Gemuk! Dokter Ingatkan Bahaya Berat Badan Berlebih
Ilustrasi anak chubby. (Foto: dok Magnific)
A
A
A

Dokter Ardi menyoroti kepanikan yang kerap melanda para orang tua saat membandingkan fisik anak dengan teman sebayanya. Kebiasaan mengejar kenaikan berat badan secara instan tanpa evaluasi medis dianggap sebagai langkah yang keliru dan berbahaya.

“Bahkan ketika anak terlihat lebih kecil dari teman seusianya, orang tua tuh langsung panik lalu mengejar berat badan dengan susu atau makanan tinggi kalori supaya cepat gemuk,” ujarnya.

Menurutnya, berat badan yang melonjak drastis dan berlebihan bukanlah indikator bahwa kualitas pertumbuhan anak semakin baik. Justru, lonjakan bobot tubuh yang tidak terkontrol sejak dini menjadi pintu masuk bagi berbagai penyakit degeneratif berbahaya di kemudian hari.

“Padahal berat badan yang naik berlebihan bukan berarti pertumbuhannya semakin baik. Kelebihan berat badan sejak anak-anak itu dapat berlanjut menjadi obesitas, dan meningkatkan risiko gangguan metabolik seperti resistensi insulin, diabetes tipe 2, hipertensi, fatty liver, hingga penyakit kardiovaskular di kemudian hari,” kata dr. Ardi.

Oleh karena itu, ia mengimbau para orang tua untuk mengubah fokus pertanyaan saat berkonsultasi dengan tenaga medis. Fokus utama tidak lagi sekadar menaikkan bobot tubuh, melainkan memastikan bahwa garis pertumbuhan anak berjalan stabil dan berada dalam jalur yang tepat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement