Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Amankah Melunakkan Kurma untuk Bayi Baru Lahir? Ini Kata Pakar

Agustina Wulandari , Jurnalis-Sabtu, 15 Agustus 2026 |08:05 WIB
Amankah Melunakkan Kurma untuk Bayi Baru Lahir? Ini Kata Pakar
Ilustrasi kurma untuk bayi. (Foto: Magnific/rawpixel)
A
A
A

Selain itu, ia juga meluruskan pandangan skeptis yang menyamakan tahnik sekadar pemindahan air liur. Menurutnya, kandungan biologis saliva yang kaya akan senyawa aktif pematang sistem kekebalan tubuh. Ia merujuk pada temuan ilmiah mutakhir dalam riset kesehatan internasional.

"Tahnik bukan cuma air liur. Di dalam saliva ada enzim pencernaan, antibodi, protein imun, zat anti-inflamasi, yang membantu pematangan imun. Penelitian dalam artikel pada jurnal Allergy tahun 2025 menjelaskan bahwa paparan mikroba oral dan komponen saliva dari orang sehat berpotensi membantu pembentukan toleransi imun, perkembangan mikrobioma, dan penurunan risiko penyakit alergi," ungkapnya.

Adakah Risiko Penularan Infeksi?

Kendati mendukung secara keilmuan, Prof. Zulys memberikan batasan dan peringatan tegas. Praktik tahnik tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Islam, menurutnya, tidak pernah mengajarkan pengabaian terhadap kaidah kesehatan. Risiko penularan penyakit infeksius tetap ada apabila individu yang mentahnik sedang mengalami gangguan kesehatan atau penyakit menular seperti HIV, hepatitis, maupun infeksi di rongga mulut.

"Artinya, secara ilmiah ada kemungkinan tubuh bayi sedang dikenalkan secara lembut pada dunia luar. Tapi jangan disalahpahami, Islam tidak pernah mengajarkan kebodohan atas nama sunnah. Tahnik tetap punya risiko jika dilakukan oleh orang yang sakit HIV, hepatitis, infeksi mulut. Penyakit ini bisa menular lewat darah atau luka di rongga mulut," ucap Prof. Zulys.

Guna meminimalisasi risiko penularan infeksi dan memastikan kebersihan proses ini, ia menyarankan agar tahnik dilakukan oleh ayah kandung sang bayi sendiri dengan memastikan kebersihan rongga mulut yang prima. “Jadi kalau mau bijak memahami tahnik, dilakukan oleh orang sehat, mulut bersih, tidak sedang infeksi. Dan kalau menghidupkan sunnah, dilakukan oleh ayahnya sendiri," katanya.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement