Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Susu Cokelat untuk Anak, Benarkah Minuman Sehat atau Malah Jadi Bahaya?

Agustina Wulandari , Jurnalis-Senin, 27 Juli 2026 |22:02 WIB
Susu Cokelat untuk Anak, Benarkah Minuman Sehat atau Malah Jadi Bahaya?
Susu cokelat. (Foto: dok Magnific/jcomp)
A
A
A

1. Jadikan Camilan, Bukan Minuman Utama: Biasakan anak (dan diri kita sendiri) untuk tetap menjadikan air putih dan susu putih sebagai sumber hidrasi utama. Anggap susu cokelat sebagai treat atau camilan sesekali yang diminum 1-2 kali seminggu.

2. Sajikan Setelah Olahraga: Kalau anakmu baru selesai berenang, main bola, atau kamu sendiri habis lari pagi, ini adalah waktu paling sempurna dan sehat untuk menikmati segelas susu cokelat.

3. Bikin Sendiri di Rumah (DIY): Ini cara paling aman! Daripada beli yang kemasan, campurkan susu putih dengan bubuk kakao murni (tanpa pemanis). Kalau kurang manis, kamu bisa tambahkan sedikit madu atau gula kelapa. Dengan cara ini, nutrisinya dapat, tapi jumlah gulanya ada di bawah kendalimu sepenuhnya.

Jadi, susu cokelat bukanlah musuh kesehatan. Ia adalah minuman bergizi yang sayangnya sering "dibajak" oleh terlalu banyak gula tambahan. Kuncinya ada pada porsi dan waktu mengonsumsinya. 

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement