Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Awas! Sering Main Gadget Bisa Bikin Saraf Kejepit 

Niko Prayoga , Jurnalis-Jum'at, 24 Juli 2026 |21:00 WIB
Awas! Sering Main Gadget Bisa Bikin Saraf Kejepit 
Ilustrasi main gadget bisa sebabkan saraf kejepit. (Foto: dok Magnific)
A
A
A

JAKARTA — Di zaman yang sudah serba canggih seperti saat ini, gadget merupakan salah satu alat paling penting dalam kehidupan sehari-hari. Banyak orang menggantungkan setiap kebutuhan dan aktivitas mereka terhadap gadget. Baik itu hiburan, komunikasi penting sampai pembelajaran. 

Namun jangan salah, gadget juga ternyata bisa menimbulkan gangguan kesehatan. Hal itu bisa terjadi apalagi jika seseorang terlalu sering dan terlalu lama menggunakan gadget dengan posisi monoton.

Dokter Spesialis Bedah Saraf Mahdian Nur Nasution dalam cuplikan sebuah podcast Helmi Yahya Berbicara yang diunggah di akun Instagramnya, @hybicara, mengungkapkan bahwa gangguan kesehatan akibat gadget khususnya pada saraf bisa saja terjadi. 

Hal tersebut merupakan fenomena penyakit modern yang dikenal sebagai text neck. Kondisi text neck merupakan gangguan struktur leher akibat tekanan berlebih dari postur tubuh yang salah saat menatap layar gadget. Fenomena ini awalnya banyak teridentifikasi di Amerika Serikat setelah terjadi peningkatan signifikan kasus nyeri leher pada usia muda.

"Dalam 10 tahun terakhir ini ada fenomena penyakit baru atau tren baru yang disebut dengan text neck. Di Amerika pertama kali disadari bahwa banyak sekali anak-orang muda sekarang yang sakit leher," kata dr. Mahdian, dikutip Jumat (24/7/2026).

Menurutnya, kebiasaan menunduk yang terus-menerus dapat merusak struktur anatomis leher secara perlahan. Dampaknya mulai dari ketegangan otot hingga potensi terjadinya cedera saraf.

"Strukturnya jadi rusak. Otot-ototnya jadi tegang, sendinya bengkak, ligamen menebal, hingga bantalan tulangnya menonjol. Khususnya bantalan tulang leher," ucapnya.

Perubahan gaya hidup dan tingginya durasi penggunaan layar (screen time) pada anak-anak hingga remaja menjadi faktor pemicu utama maraknya kasus ini. Screen time yang cukup lama dengan posisi yang itu-itu saja bisa menimbulkan cedera di bagian leher.

"Kalau kita perhatikan anak-anak kita, screen time sehari itu bisa 7 jam, bahkan belasan jam,” ucap dr. Mahdian.

Dari situlah penyakit saraf kejepit bisa muncul akibat terlalu lama diam dan tidak menggerakan tubuh dalam waktu lama akibat bermain gadget. “Nah, ini yang menjadi habit baru, sehingga itu banyak cedera di leher dan terjadi saraf kejepit,” tuturnya.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement