Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dampak Jangka Panjang Anak yang Dibesarkan dengan Pola Asuh Keras dan Jadi Korban Kekerasan

Djanti Virantika , Jurnalis-Selasa, 21 Juli 2026 |10:05 WIB
Dampak Jangka Panjang Anak yang Dibesarkan dengan Pola Asuh Keras dan Jadi Korban Kekerasan
Pola asuh keras. (Foto: Freepik)
A
A
A

Kekerasan Bukan Cara Efektif untuk Mendidik Anak

Disiplin dan kekerasan merupakan dua hal yang berbeda. Disiplin bertujuan mengajarkan anak memahami aturan, bertanggung jawab, dan belajar dari kesalahan. Sementara itu, kekerasan justru menimbulkan rasa takut tanpa membantu anak memahami perilaku yang diharapkan.

anak sedih

Pendekatan yang hangat, konsisten, serta komunikasi yang terbuka terbukti lebih efektif dalam membantu anak mengembangkan kemampuan mengelola emosi, rasa tanggung jawab, dan hubungan yang sehat dengan orang lain.

Jika anak menunjukkan perubahan perilaku yang menetap setelah mengalami kekerasan, seperti sering murung, menarik diri, mudah marah, mengalami gangguan tidur, atau kehilangan minat pada aktivitas yang disukai, orangtua sebaiknya segera berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater anak. Penanganan sejak dini dapat membantu mencegah dampak yang lebih besar terhadap kesehatan mental dan tumbuh kembang anak.

(Djanti Virantika)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement