PIR kukus kerap diberikan orangtua saat anak mengalami batuk dan pilek. Buah ini dipercaya dapat membantu mempercepat kesembuhan.
Namun, benarkah pir kukus mampu menyembuhkan batuk pilek? Ataukah hal tersebut hanya sekadar mitos belaka?
Dokter spesialis anak, dr. Atika Nurmalitasari, Sp.A, dalam acara Morning Zone di Youtube Okeozne menjelaskan bahwa anggapan pir kukus dapat menyembuhkan batuk pilek merupakan mitos jika yang dimaksud adalah mengatasi penyebab infeksi.
"Kalau dibilang menyembuhkan batuk pilek karena infeksi tertentu, aku akan bilang itu mitos ya," ujar dr. Atika.
Meski tidak dapat menyembuhkan infeksi, dr. Atika mengatakan pir kukus tetap memiliki manfaat. Buah ini bisa membantu meredakan gejala batuk dan pilek sehingga anak merasa lebih nyaman.
Menurutnya, buah pir mengandung banyak air. Setelah dikukus, pir menjadi lebih hangat dan kandungan cairannya dapat membantu menjaga kelembapan tenggorokan.
"Tapi kalau meredakan gejala, bikin anak lebih nyaman, apalagi pir yang dikukus, itu saya bilang fakta," jelas dr. Atika.
Sensasi hangat dari pir kukus juga dapat membantu mengencerkan lendir sehingga lebih mudah dikeluarkan. Hal ini membuat gejala batuk dan pilek terasa lebih ringan.
"Anak akan lebih nyaman. Lendir akan lebih gampang keluar karena hangat, sehingga gejala-gejalanya jadi makin reda," tambah dr. Atika.

dr. Atika menegaskan bahwa pir kukus bukanlah obat yang dapat mengatasi penyebab batuk dan pilek. Apalagi, jika batuk pilek disebabkan oleh infeksi.
"Tapi kalau menyembuhkan seperti obat, tidak ya," tegas dr. Atika.
dr. Atika menjelaskan, sebagian besar batuk pilek pada anak disebabkan oleh infeksi virus. Kondisi ini termasuk self-limiting disease, yaitu penyakit yang umumnya dapat sembuh dengan sendirinya seiring sistem kekebalan tubuh melawan infeksi.
"Kalau misalnya batuk pileknya karena virus, umumnya mereka itu self-limiting disease. Jadi, mereka bisa sembuh dengan sendirinya tanpa perlu obat-obatan," tutur dr. Atika.
Menurut dr. Atika, pir kukus dapat menjadi bagian dari perawatan suportif untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman selama anak sakit. Sementara itu, proses penyembuhan infeksi tetap bergantung pada daya tahan tubuh.
"Jadi, saling membantu nih, menghilangkan gejala dengan pir kukus ini. Dan daya tahan tubuh yang membaik akan menyembuhkan infeksi virus dengan sendirinya," pungkasnya.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.