Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pakai Piring Plastik untuk Makanan Panas Ternyata Bahaya, Ini Penjelasannya

Niko Prayoga , Jurnalis-Jum'at, 17 Juli 2026 |18:03 WIB
Pakai Piring Plastik untuk Makanan Panas Ternyata Bahaya, Ini Penjelasannya
Kebiasaan menyajikan makanan panas di piring plastik atau melamin ternyata tidak selalu aman (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA – Kebiasaan menyajikan makanan panas di piring plastik atau melamin ternyata tidak selalu aman. Menurut praktisi bisnis lingkungan sekaligus konten kreator Bang Sap, suhu tinggi dapat memicu perpindahan zat kimia dari wadah ke makanan, sehingga berpotensi menimbulkan risiko bagi kesehatan.

Selama ini, banyak orang menganggap piring plastik atau melamin masih layak digunakan selama tidak meleleh, tidak berbau, dan tidak tampak rusak. Padahal, anggapan tersebut belum tentu benar.

Wadah makan yang terlihat baik secara fisik tetap dapat melepaskan senyawa kimia ketika bersentuhan dengan makanan yang sangat panas, berminyak, atau bersifat asam.

Dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, Bang Sap menjelaskan bahwa risiko utama penggunaan peralatan makan berbahan sintetis berasal dari proses yang disebut migrasi bahan kimia, yaitu perpindahan senyawa dari wadah ke makanan.

"Piring plastik atau melamin yang sering kita pakai buat makan di rumah ternyata enggak selalu aman. Kita mikirnya kan selama piringnya enggak meleleh, enggak bau, dan masih kelihatan bagus, berarti aman-aman aja. Padahal masalahnya ada di zat yang bisa berpindah ke dalam makanan," kata Bang Sap, dikutip Jumat (17/7/2026).

Bahaya Piring Plastik

Ia menjelaskan bahwa piring plastik dan piring melamin dibuat dari bahan yang berbeda. Namun, keduanya memiliki risiko yang serupa ketika digunakan untuk menyajikan makanan panas, berminyak, atau asam.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement