Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Benarkah Tidur saat Rambut Basah Bisa Bikin Flu?

Djanti Virantika , Jurnalis-Rabu, 15 Juli 2026 |23:05 WIB
Benarkah Tidur saat Rambut Basah Bisa Bikin Flu?
Tidur rambut basah. (Foto: Freepik)
A
A
A

2. Risiko Tidur dengan Rambut Basah

7 Tips Sederhana Atur Pola Tidur agar Lebih Nyenyak dan Berkualitas

Meski tidak menyebabkan flu, kebiasaan tidur dengan rambut basah tetap tidak dianjurkan. Pasalnya, kebiasaan ini dapat menimbulkan beberapa masalah lain.

1. Meningkatkan Risiko Pertumbuhan Jamur dan Bakteri

Rambut yang masih lembap dapat membuat bantal dan sarung bantal menjadi lembap pula. Kondisi hangat dan lembap merupakan lingkungan ideal bagi jamur serta bakteri untuk berkembang biak. Jika kebersihan bantal kurang terjaga, risiko munculnya gangguan pada kulit kepala pun dapat meningkat.

2. Memicu Masalah pada Kulit Kepala

Tidur dengan rambut basah dapat meningkatkan risiko beberapa gangguan, seperti ketombe, iritasi kulit kepala, hingga infeksi jamur apabila terdapat paparan mikroorganisme tertentu. Karena itu, menjaga kebersihan rambut dan rutin mengganti sarung bantal menjadi hal yang penting.

3. Rambut Lebih Mudah Rusak

Saat basah, batang rambut berada dalam kondisi paling rapuh. Gesekan dengan bantal selama tidur dapat membuat rambut lebih mudah patah, kusut, bercabang, bahkan tampak kusam. Risiko kerusakan akan semakin besar jika rambut diikat terlalu kencang sebelum tidur.

(Djanti Virantika)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement