"Awalnya biasanya muncul kemerahan, gatal, atau perih. Kalau terus berulang dan dibiarkan, kulit bisa semakin ketat hingga terjadi fimosis, yaitu kondisi kulup tidak bisa ditarik ke belakang. Pada beberapa kasus bahkan bisa berkembang menjadi parafimosis, kondisi darurat yang dapat mengganggu aliran darah ke penis dan harus segera ditangani," jelasnya.
Karena itu, dr. Aditya mengimbau masyarakat untuk tidak langsung tidur setelah berhubungan intim. Ia menyarankan agar buang air kecil terlebih dahulu, membersihkan area genital menggunakan air mengalir, lalu mengeringkannya dengan baik agar kelembapan tidak memicu pertumbuhan jamur maupun bakteri.
"Makanya setelah berhubungan jangan langsung tidur. Buang air kecil dulu, bersihkan area genital dengan air mengalir, lalu yang paling penting keringkan dengan baik supaya tidak menjadi tempat tumbuh jamur atau bakteri," pungkas dr. Aditya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.