Kurangnya aktivitas fisik dapat menurunkan kesehatan jantung dan pembuluh darah, padahal ereksi sangat bergantung pada aliran darah yang lancar menuju penis.
Gaya hidup sedentari juga meningkatkan risiko hipertensi, diabetes, serta kolesterol tinggi yang merupakan faktor risiko utama disfungsi ereksi.
4. Obesitas
Kelebihan berat badan dapat memicu peradangan kronis, mengganggu fungsi saraf, serta menurunkan produksi testosteron. Kombinasi kondisi tersebut membuat proses ereksi menjadi lebih sulit.
Menjaga berat badan ideal melalui pola makan sehat dan olahraga rutin dapat membantu meningkatkan fungsi seksual sekaligus kesehatan tubuh secara keseluruhan.
5. Terlalu Banyak Minum Alkohol
Mengonsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan dapat menekan kerja sistem saraf pusat dan mengurangi aliran darah ke penis.
Meski sedikit alkohol dapat membuat seseorang lebih rileks, konsumsi berlebihan justru berpotensi menyebabkan ereksi sulit terjadi atau tidak bertahan lama.
6. Baru Saja Masturbasi