MENCOBA tester makeup di mal menjadi cara yang praktis untuk mengetahui kecocokan warna, tekstur, maupun hasil akhir suatu produk sebelum memutuskan untuk membelinya. Namun, karena produk tester digunakan oleh banyak orang, kebersihannya perlu menjadi perhatian.
Hal ini jadi sorotan agar tidak meningkatkan risiko iritasi maupun penularan bakteri, virus, atau jamur pada kulit. Agar tetap aman saat mencoba tester makeup, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan.

Hindari menggunakan kuas, spons, atau aplikator yang telah dipakai orang lain. Mintalah aplikator sekali pakai (disposable applicator) kepada beauty advisor untuk mengoleskan produk, terutama lipstik, maskara, dan produk mata lainnya.
Untuk produk seperti foundation, cushion, concealer, atau lipstik, sebaiknya lakukan uji warna di bagian punggung tangan atau rahang terlebih dahulu. Cara ini membantu melihat kesesuaian warna tanpa harus langsung mengaplikasikannya ke seluruh wajah.
Produk seperti maskara, eyeliner, lipstik, dan lip gloss memiliki risiko lebih tinggi menularkan bakteri atau virus jika digunakan bergantian. Sebisa mungkin hindari mengaplikasikan produk tersebut langsung dari kemasan ke mata atau bibir.
Untuk lipstik berbentuk stik, minta petugas membersihkan lapisan paling luar menggunakan tisu dan alkohol sebelum produk dicoba. Langkah ini dapat membantu mengurangi kontaminasi pada permukaan produk.

Sebelum menyentuh produk tester, cuci tangan atau gunakan hand sanitizer. Tangan yang bersih membantu mengurangi risiko perpindahan kuman ke wajah maupun ke produk.
Jika kulit sedang mengalami jerawat meradang, luka, iritasi, atau infeksi, sebaiknya tunda mencoba tester makeup karena kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko infeksi atau memperparah masalah kulit.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.