JAKARTA – Imunisasi merupakan salah satu langkah paling efektif untuk melindungi anak dari berbagai penyakit berbahaya. Karena itu, orang tua perlu memastikan buah hati mendapatkan imunisasi sesuai jadwal sejak lahir hingga usia sekolah agar perlindungan terhadap penyakit tetap optimal.
Imunisasi adalah upaya untuk membentuk atau meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu. Dengan imunisasi, seseorang yang terpapar penyakit memiliki kemungkinan lebih kecil untuk sakit, atau jika terinfeksi gejalanya cenderung lebih ringan.
Penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi dikenal sebagai Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I).
Imunisasi dasar diberikan sejak bayi baru lahir hingga usia 11 bulan. Berikut jadwal imunisasi rutin yang dianjurkan:
Untuk mempertahankan kekebalan tubuh, anak juga perlu mendapatkan imunisasi lanjutan melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).
Imunisasi HPV diberikan khusus untuk anak perempuan.
Imunisasi sebaiknya diberikan sesuai jadwal agar anak memperoleh perlindungan yang maksimal terhadap berbagai penyakit menular.
Apabila bayi atau balita terlambat mendapatkan imunisasi, orang tua disarankan segera memeriksa kembali status imunisasi anak dan berkonsultasi dengan bidan, puskesmas, atau fasilitas kesehatan terdekat untuk melengkapi imunisasi yang belum diberikan.
Perlu diketahui, terdapat beberapa jenis imunisasi yang memiliki batas waktu pemberian, di antaranya:
Anak yang tidak memperoleh imunisasi lengkap memiliki risiko lebih tinggi mengalami berbagai penyakit infeksi yang sebenarnya dapat dicegah.
Selain itu, anak juga berpotensi:
Selain imunisasi rutin, terdapat pula imunisasi tambahan, yaitu pemberian vaksin kepada kelompok usia tertentu berdasarkan kondisi epidemiologi atau ketika terjadi peningkatan risiko penyakit di suatu wilayah.
Imunisasi tambahan tidak menggantikan imunisasi rutin, melainkan berfungsi sebagai pelengkap untuk meningkatkan perlindungan masyarakat.
Beberapa tujuan imunisasi tambahan antara lain:
Orang tua diimbau untuk selalu menyimpan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) atau buku imunisasi sebagai acuan jadwal vaksinasi. Jika ada imunisasi yang terlewat, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan agar anak tetap mendapatkan perlindungan yang optimal terhadap berbagai penyakit berbahaya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.