Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Profil Dokter Icha yang Diduga Meninggal Bunuh Diri karena Intimidasi Anggota DPRD

Tim Okezone , Jurnalis-Senin, 29 Juni 2026 |22:10 WIB
Profil Dokter Icha yang Diduga Meninggal Bunuh Diri karena Intimidasi Anggota DPRD
Profil Dokter Icha yang Diduga Meninggal Bunuh Diri karena Intimidasi Anggota DPRD (Foto: Threads)
A
A
A

JAKARTA – Meninggalnya dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau yang akrab disapa dr. Icha menjadi sorotan publik. Dokter muda asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu diduga mengalami tekanan psikologis setelah menangani pasien di rumah sakit tempatnya bertugas. Dugaan adanya intimidasi dari pihak tertentu kini tengah menjadi perhatian dan diusut oleh Kementerian Kesehatan.

Profil dr. Icha

dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni lahir pada 21 Juli 1998 dan meninggal dunia pada 26 Juni 2026 dalam usia 27 tahun.

Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI), dr. Icha menempuh pendidikan Program Profesi Dokter di Universitas Nusa Cendana (Undana). Ia menyelesaikan pendidikan profesinya pada semester ganjil tahun akademik 2022/2023 sebelum mengabdikan diri sebagai dokter.

Setelah lulus, ia bertugas di Rumah Sakit Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, sebagai tenaga medis yang melayani masyarakat.

Nama dr. Icha menjadi perhatian setelah ia ditemukan meninggal dunia di rumah orang tuanya di Kabupaten Kupang pada Jumat, 26 Juni 2026.

Pihak keluarga menduga sebelum meninggal, dr. Icha mengalami tekanan mental usai menangani seorang pasien anak korban gigitan ular hijau di RS Leona Kefamenanu.

Menurut keterangan keluarga, penanganan pasien telah dilakukan sesuai prosedur medis. Namun, dalam proses tersebut dr. Icha diduga menerima intimidasi dari keluarga pasien yang disebut-sebut melibatkan tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara.

Keluarga juga menyebut peristiwa itu meninggalkan trauma mendalam. dr. Icha bahkan dikabarkan sempat menjalani perawatan sebelum akhirnya meninggal dunia.

Kemenkes Lakukan Investigasi

Menanggapi kasus tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyatakan akan melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap dugaan intimidasi yang dialami dr. Icha.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, mengatakan investigasi akan dilakukan bersama pihak-pihak terkait agar fakta dapat diungkap secara objektif, transparan, dan akuntabel.

Kemenkes juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya dr. Icha sekaligus menegaskan bahwa setiap tenaga kesehatan berhak mendapatkan perlindungan dan rasa aman saat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

"Setiap tenaga kesehatan berhak mendapatkan perlindungan, rasa aman, dan penghormatan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Tidak boleh ada intimidasi, tekanan, ataupun tindakan yang merendahkan martabat tenaga kesehatan," ujar Aji.

Kecam Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa segala bentuk intimidasi, perundungan, maupun penyalahgunaan wewenang terhadap tenaga kesehatan tidak dapat dibenarkan.

Menurut Kemenkes, tindakan tersebut tidak hanya berdampak pada kondisi psikologis tenaga medis, tetapi juga berpotensi mengganggu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, Kemenkes akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, organisasi profesi, aparat penegak hukum, dan pihak rumah sakit guna memastikan perlindungan hukum serta dukungan psikososial bagi tenaga kesehatan.

Saat ini, penanganan kasus tersebut sedang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan bersama Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan.

Kemenkes juga mengimbau masyarakat untuk menghormati proses investigasi yang sedang berlangsung dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Pengabdian dr. Icha selama menjalankan tugas sebagai dokter diharapkan menjadi pengingat pentingnya perlindungan terhadap seluruh tenaga kesehatan di Indonesia.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement