Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lari Bikin Otak Lebih Cerdas, Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Agustina Wulandari , Jurnalis-Senin, 22 Juni 2026 |19:00 WIB
Lari Bikin Otak Lebih Cerdas, Ini Penjelasan Ilmiahnya!
Lari bisa bikin otak cerdas. (Foto: dok Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Benarkah jogging atau lari pagi bisa bikin otak lebih cerdas? Ternyata hal itu bukan sekadar perasaan saja. Secara ilmiah, olahraga lari bisa mengubah struktur dan fungsi otak menjadi lebih baik, bahkan menumbuhkan sel-sel baru di kepala.

Sebuah penelitian ilmiah berjudul "Running Changes the Brain: the Long and the Short of It" yang dipublikasikan di jurnal Physiology (2017) membedah secara rinci bagaimana lari mempengaruhi otak. Riset ini dikerjakan oleh para ilmuwan dari Amerika Serikat dan Meksiko, yaitu Carmen Vivar dan Henriette van Praag.

Yuk bedah lebih jauh soal temuan dari riset ini:

1. Pabrik Sel Otak Baru Bernama Hipokampus

Otak memiliki bagian penting bernama hipokampus. Bagian ini ibarat pusat memori dan pembelajaran. Dulu, banyak yang mengira manusia tidak bisa menghasilkan sel otak baru setelah dewasa. Namun, riset ini membuktikan sebaliknya. Proses lahirnya sel saraf (neuron) baru di otak disebut dengan neurogenesis.

Berdasarkan uji coba pada hewan mamalia (yang struktur otaknya mirip manusia), aktivitas berlari, meskipun dilakukan secara santai, drastis meningkatkan jumlah sel-sel otak baru di area hipokampus.

2. Efek Jangka Pendek Memberi "Pupuk" untuk Otak

Lalu, apa yang sebenarnya terjadi sesaat setelah rutin lari? Pada tahap awal (jangka pendek), lari akan melancarkan aliran darah dan mengubah kadar zat kimia di otak (neurotransmiter). 

Otak akan memproduksi sebuah protein bernama Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF). Kamu bisa membayangkan BDNF ini sebagai "pupuk ajaib" yang sangat ampuh untuk menyuburkan dan menjaga sel-sel otak.

Di masa awal kelahiran sel otak yang masih "bayi", sebuah senyawa bernama GABA (yang biasanya berfungsi menenangkan otak) justru bertindak memberikan sinyal stimulasi agar sel-sel baru ini cepat bertumbuh.

3. Efek Jangka Panjang, Ingatan Tajam dan Anti-Pikun

Setelah sel-sel otak baru ini lahir, mereka tidak langsung berfungsi. Mereka butuh waktu beberapa minggu untuk tumbuh besar, memanjangkan cabang-cabangnya, dan menyambungkan diri ke jaringan otak utama dengan bantuan zat lain yang bernama Glutamat. 

Proses integrasi inilah yang menjadi efek jangka panjang dari rutin lari. Semakin sering berlari, semakin sukses sel-sel baru ini terhubung. Apa manfaatnya?

  • Kemampuan untuk mengingat dan belajar hal baru akan meningkat.
  • Otak menjadi lebih canggih dalam membedakan dua memori yang mirip atau kejadian yang hampir sama, sehingga tidak mudah kebingungan atau lupa meletakkan barang.
  • Olahraga lari membantu mempertahankan volume materi otak seiring bertambahnya usia. Menariknya, olahraga ini terbukti memicu pertumbuhan sel otak baik pada laki-laki maupun perempuan, dan sangat efektif menunda penuaan otak.

Jadi, olahraga lari bukan cuma soal membakar kalori atau menyehatkan jantung, melainkan investasi langsung untuk "meng-upgrade" otak. Saat kamu merasa malas untuk mulai berolahraga, ingatlah bahwa dengan setiap langkah lari yang kamu ambil, kamu sedang menciptakan sel-sel memori baru di dalam kepalamu.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement