Anemia atau kekurangan sel darah merah membuat pasokan oksigen ke seluruh tubuh berkurang. Akibatnya, penderita sering merasa lelah, lesu, pusing, dan mudah mengantuk.
Kondisi ini cukup sering terjadi, terutama pada wanita. Alhasil, kamu perlu mendapatkan pemeriksaan medis apabila gejala berlangsung terus-menerus.

Mudah mengantuk juga dapat menjadi tanda gangguan tidur, seperti sleep apnea, insomnia, atau narkolepsi. Pada penderita sleep apnea, misalnya, pernapasan sering terhenti saat tidur sehingga kualitas istirahat menurun meski durasi tidur terlihat cukup.
Akibatnya, tubuh tetap merasa lelah. Kamu juga jadi mulai mengantuk pada keesokan harinya.
Beberapa penyakit seperti diabetes, hipotiroidisme, penyakit jantung, hingga infeksi kronis dapat menyebabkan tubuh kekurangan energi. Rasa kantuk yang terus-menerus sering menjadi salah satu gejala yang menyertai kondisi tersebut.
Karena itu, rasa kantuk berlebihan yang tidak kunjung membaik sebaiknya tidak diabaikan. Segera periksakan diri ke dokter apabila rasa kantuk berlangsung selama beberapa minggu, mengganggu aktivitas sehari-hari, atau disertai gejala lain seperti sesak napas, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, pusing berat, atau gangguan konsentrasi.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.