
Di era digital saat ini, sebagian anak dan remaja mulai memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) sebagai tempat bertanya, mencari informasi, bahkan mencurahkan isi hati. Fenomena ini semakin umum karena AI dianggap mudah diakses, tidak menghakimi, dan selalu tersedia kapan saja.
Namun, penting dipahami bahwa anak yang curhat kepada AI bukan berarti masalahnya otomatis selesai. AI mungkin dapat memberikan informasi, saran, atau ruang bagi anak untuk mengekspresikan perasaannya, tetapi kebutuhan anak untuk dipahami dan didampingi oleh manusia tetap tidak tergantikan.
Karena itu, Sani mengingatkan orangtua tidak perlu langsung khawatir atau memusuhi teknologi. Sebaliknya, jadikan fenomena ini sebagai pintu masuk untuk membangun komunikasi yang lebih baik dengan anak.
Sering kali anak lebih terbuka ketika diajak berbicara tanpa merasa diinterogasi. Orang tua dapat memulai dengan pertanyaan sederhana. Pertanyaan-pertanyaan ringan seperti ini dapat membantu orang tua memahami seberapa besar peran AI dalam kehidupan anak. Dari situ, percakapan bisa berkembang secara alami.
“Karena enggak otomatis juga anak yang ngomong sama AI langsung juga masalahnya terselesaikan. Karena anak juga biasanya untuk menunjukkan gejala-gejala perubahan perilaku atau cenderung sensitif, tapi kadang kita bingung ya menunjukkan perubahan perilaku atau kecenderungan sensitifitasnya, tapi kok enggak lewat curhat, kok gak ngobrol, nah kita yang harus waspada juga,” ujar Sani.
“Bisa juga orangtua nanya ‘Kami tau AI enggak sih, AI apa gunanya buat kamu? Atau AI sebenarnya bermanfaat enggak sih?’ Bisa pancing-pancinglah seberapa besar anak menggunakan AI. Nah dari situ bisa mulai masuk ‘Kamu pernah enggak sih curhat pakai AI?’ jadi anak diajak ngobrol. Nah bisa tanya lagi, ‘Biasanya kamu curhat apa sih di AI?’ Nah, mudah-mudahan anak jadi terbuka,” tutupnya.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.