Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Benarkah Manusia Mati jika Tidak Konsumsi Garam?

Niko Prayoga , Jurnalis-Jum'at, 05 Juni 2026 |07:06 WIB
Benarkah Manusia Mati jika Tidak Konsumsi Garam?
Benarkah Manusia Mati jika Tidak Konsumsi Garam? (Foto: Freepik)
A
A
A

“Kemudian juga jantung kita ini bisa berdetak dengan teratur karena apa? Karena ada sistem channel garam, ion-ion natrium, kalium di dalam sel-sel di jantung kita,” jelas Prof. Zulys.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa konsumsi garam harus tetap dalam jumlah yang seimbang. Kadar garam dalam tubuh tidak boleh terlalu sedikit maupun berlebihan.

Menurutnya, konsumsi garam berlebihan dapat meningkatkan risiko hipertensi atau tekanan darah tinggi. Sebaliknya, kekurangan garam juga dapat mengganggu fungsi tubuh.

“Kalau kekurangan garam, kerja jantung dan saraf kita bisa menjadi tidak normal,” ungkapnya.

“Kelebihan garam tidak bagus juga akan menyebabkan hipertensi, tapi kekurangan garam ini juga menyebabkan bahaya yang menyebabkan kerja jantung, kerja saraf kita akan menjadi tidak normal. Oleh karena itu, kita cukupkan makan garam seadanya,” pungkas dia.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement