JAKARTA - Biohacking kini mulai populer jadi gaya hidup modern yang sudah banyak diterapkan oleh masyarakat. Biohacking sendiri adalah praktik membuat perubahan bertahap lewat gaya hidup, pola makan, atau lingkungan untuk meningkatkan dan mengoptimalkan kesehatan.
Melansir Scripps, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Lorien Ahn, MD, mengungkapkan, biohacking merupakan istilah baru untuk modifikasi gaya hidup untuk meningkatkan kesehatan.
Dengan kata lain, biohacking adalah tentang "meretas" tubuh lewat sains, teknologi, dan eksperimen diri. Beberapa orang juga memanfaatkan biohacking untuk meningkatkan fungsi otak, berumur panjang, menurunkan berat badan atau mengatasi kecemasan.
Nah, berikut ini adalah biohacking yang bisa kamu lakukan sehari-hari.
Ada berbagai bentuk biohacking yang berfokus pada pola makan dan nutrisi. Salah satu yang populer adalah intermittent fasting (puasa intermiten), yang melibatkan pergantian antara periode makan dan puasa.
Penelitian menunjukkan bahwa metode ini membantu dalam pengelolaan berat badan dan pengendalian gula darah. Selain puasa intermiten, kamu bisa menerapkan pola makan yang sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi serta menghindari ultra processor food.
Teknologi dalam biohacking sedang populer. Perangkat, seperti smartwatch atau handphone bisa memantau faktor-faktor kesehatan penting, seperti detak jantung, kualitas tidur, dan aktivitas fisik.
Perangkat ini juga dapat berfungsi sebagai alat motivasi, dengan menawarkan fitur-fitur seperti penetapan tujuan, pengingat, dan pelacakan kemajuan.
Malam hari adalah waktu bagi tubuh untuk beregenerasi dan memperbaiki sel-sel yang rusak. Oleh karena itu, biohacking sangat mementingkan tidur berkualitas minimal 7 jam setiap malam. Pastikan siklus tidurmu seimbang, mulai dari tidur ringan, tidur nyenyak, hingga fase REM.
Kesehatan area mulut seringkali luput dari perhatian, padahal perannya sangat vital. Kamu bisa mencoba teknik oil pulling (berkumur dengan minyak kelapa selama 10 menit setiap hari) serta rutin membersihkan lidah. Kebiasaan ini efektif menjaga keseimbangan mikrobioma mulut sekaligus mencegah berbagai gangguan kesehatan lain.
Ternyata, jam biologis tubuh sangat dipengaruhi oleh cahaya alami. Dengan berjemur atau mendapatkan sinar matahari di pagi hari, tubuh akan lebih mudah mengatur energi. Selain itu, paparan cahaya ini juga membantu menghentikan produksi melatonin (hormon kantuk) agar kamu siap beraktivitas.
Interaksi sosial yang positif terbukti membawa dampak baik bagi aspek psikologis maupun biologis seseorang. Biohacking menyarankan untuk berkumpul dengan circle pertemanan yang suportif, berpikiran positif, dan memiliki visi yang sama dalam menjaga kualitas hidup.
Tekanan hidup di era modern memang menantang, sehingga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi (work-life balance) mutlak diperlukan. Rutinitas seperti bermeditasi, melatih teknik pernapasan, menikmati alam terbuka, serta meluangkan waktu bersama orang tercinta bisa menjadi cara ampuh untuk meredakan stres.
Aktivitas fisik adalah pilar penting dalam menjaga kebugaran tubuh. Cobalah untuk rutin melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki atau yoga. Kebiasaan terlalu lama duduk harus dihindari karena berisiko memicu gangguan postur, penurunan daya ingat, hingga penyakit jantung.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.