Salah satu ketakutan terbesar anak pertama adalah kehilangan perhatian orangtua. Karena itu, tetap luangkan waktu khusus untuknya meski hanya beberapa menit setiap hari.
Waktu sederhana seperti membacakan cerita sebelum tidur, bermain bersama, atau sekadar mengobrol bisa membantu anak merasa tetap dicintai. Anak tidak selalu membutuhkan waktu yang lama, tetapi membutuhkan perhatian yang tulus dan konsisten.
Tidak semua anak langsung antusias memiliki adik. Ada yang merasa cemburu, marah, atau justru menjauh dari bayi.
Perasaan ini normal. Hindari memaksa anak untuk terus mencium, menggendong, atau selalu mengalah demi adik. Biarkan hubungan mereka tumbuh secara alami. Yang terpenting, orangtua tetap menerima dan memahami emosi anak tanpa menghakimi.
Jika anak menunjukkan rasa cemburu atau marah, jangan langsung memarahinya. Dengarkan perasaannya dan bantu ia memahami emosinya. Kalimat sederhana membuat anak merasa dimengerti dan lebih mudah menenangkan emosinya.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.