Menitikberatkan pada presisi dan keselarasan tubuh. Biasanya menggunakan alat bantu (props) seperti tali atau balok untuk membantu mencapai postur yang tepat.
Dilakukan di ruangan bersuhu panas sekitar 40 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan tertentu. Dinilai efektif membantu proses pengeluaran keringat.
Berfokus pada peregangan jaringan ikat yang lebih dalam, seperti ligamen dan sendi. Setiap pose ditahan selama 3–5 menit untuk meningkatkan fleksibilitas dan relaksasi mental.
Menggabungkan gerakan fisik, teknik pernapasan khusus, mantra, dan meditasi dengan fokus membangkitkan energi spiritual.
Dikhususkan untuk ibu hamil guna menjaga kebugaran, meredakan nyeri selama kehamilan, dan membantu mempersiapkan tubuh menghadapi persalinan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.