
dr. Iqbal juga bercerita bahwa dalam situasi darurat seperti yang terjadi dalam kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, tindakan medis juga membawa konsekuensi langsung. Pemberian cairan infus membuat korban mengalami dorongan untuk buang air kecil.
Karena kondisi lapangan tidak memungkinkan seperti di rumah sakit, dr. Iqbal pun menekankan agar korban tidak menahan kebutuhan tubuh tersebut. Menahan justru dapat memperburuk kondisi fisik dan meningkatkan stres.
“Konsekuensi dari kita infus itu kan pengen kencing. Saya bilang ke ibu-ibu semuanya yang mau buang air kecil, pipisin aja di sana. Pipisin aja, jangan malu-malu, enggak apa-apa. Pipisin aja, kita gak jijik kok. Kan kita kan orang kesehatan lah. Mau buang air besar pun, silakan gitu. Pokoknya jangan ditahan, itu malah enggak bagus,” jelas dr. Iqbal.
“Abis dia terevakuasi, baru kita lakukan rujukan. Rujukan pun kita bagi-bagi. Ada yang ke RSUD Kota Bekasi, ada yang ke swasta, ke Primaya, dan lain-lain,” tutupnya.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.