Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Asal Mula Hantavirus, Virus Lama yang Kini Kembali Merebak

Djanti Virantika , Jurnalis-Sabtu, 16 Mei 2026 |08:05 WIB
Asal Mula Hantavirus, Virus Lama yang Kini Kembali Merebak
Hantavirus kini kembali merebak. (Foto: Freepik)
A
A
A

ASAL mula penyakit Hantavirus menarik diketahui. Sebab, virus yang sejatinya sudah lama berada di muka bumi ini sekarang tengah kembali merebak.

Bahkan, di Indonesia, tepatnya di Jakarta, kasus Hantavirus sudah ditemukan. Meski begitu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) memastikan bahwa kasus itu aman terkendali karena pengawasan dan penanganan sudah dilakukan terhadap orang yang terinfeksi.

Kronologi Lengkap Munculnya Kasus Hantavirus di Jakarta, Kontak Erat di Kapal Pesiar MV Hondius

1. Asal Mula Hantavirus

Dr Dicky Budiman PhD yang merupakan Epidemiologist and Expert in Global Health Security from Griffith and Yarsi University dalam acara Morning Zone di Youtube Okezone memberikan penjelasan soal asal mula dari Hantavirus. Dia mengatakan bahwa Hantavirus merupakan virus lama yang pertama kali ditemukan pada 1976 di wilayah Sungai Hantan, Korea Selatan.

Nama “Hantavirus” sendiri berasal dari nama sungai tersebut. Virus ini termasuk penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.

Seiring waktu, berbagai jenis Hantavirus ditemukan di banyak negara, termasuk Asia, Eropa, hingga Amerika. Beberapa strain menyebabkan gangguan ginjal yang dikenal sebagai Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS), sementara jenis lain dapat memicu gangguan pernapasan berat atau Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS).

“Jadi Hantavirus ini bukan virus atau penyakit baru. Ini virus lama sejak 1976 ditemukan di Korea. Jadi Hantavirus itu dari sungai Hantan di Seoul. Jadi memang sudah lama. Ini dia disebut dengan penyakit zoonosis,” ujar Dr Dicky di acara Morning Zone.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement