Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bahaya Konsumsi Ikan Sapu-sapu bagi Kesehatan

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Minggu, 26 April 2026 |10:19 WIB
 Bahaya Konsumsi Ikan Sapu-sapu bagi Kesehatan
Bahaya Konsumsi Ikan Sapu-sapu bagi Kesehatan (Foto: ist)
A
A
A

JAKARTA - Bahaya konsumsi ikan sapu-sapu bagi kesehatan. Menjamurnya ikan sapu-sapu di sejumlah sungai, terutama di Jakarta, belakangan ramai jadi sorotan publik. Ikan yang kerap dianggap sebagai “pembersih” perairan ini justru diburu dan dibasmi karena populasinya yang terus meningkat hingga dinilai mengganggu ekosistem.

Meski dikenal mampu membersihkan lumut dan kotoran, ikan sapu-sapu ternyata menyimpan sejumlah fakta yang jarang diketahui. Bahkan di beberapa daerah, ikan ini sempat dimanfaatkan sebagai bahan konsumsi karena jumlahnya melimpah. Namun, di balik itu, ada risiko kesehatan yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsinya.

Bahaya Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

1. Rentan Mengandung Logam Berat
Ikan sapu-sapu hidup di perairan yang sering tercemar, sehingga berpotensi menyerap zat berbahaya seperti merkuri, timbal, dan kadmium. Jika masuk ke dalam tubuh manusia, zat ini dapat memicu gangguan saraf, kerusakan ginjal, hingga penurunan fungsi hati.

2. Terpapar Limbah Beracun
Habitatnya yang kerap berada di sungai tercemar membuat ikan ini berisiko mengandung limbah industri dan bahan kimia. Konsumsi ikan tersebut dapat menyebabkan keracunan, gangguan pencernaan, hingga mual dan muntah.

3. Membawa Bakteri dan Parasit
Lingkungan hidup yang tidak bersih juga meningkatkan kemungkinan ikan sapu-sapu membawa bakteri dan parasit. Jika pengolahannya tidak tepat, hal ini bisa memicu infeksi saluran pencernaan, diare, hingga penyakit akibat bakteri seperti Salmonella.

4. Efek Bioakumulasi
Zat berbahaya dalam ikan dapat menumpuk di dalam tubuh jika dikonsumsi secara berulang. Efek jangka panjangnya bisa berdampak pada organ vital, keseimbangan hormon, hingga memicu penyakit kronis.

5. Berpotensi Memicu Kanker
Beberapa kandungan beracun yang mungkin terdapat dalam ikan sapu-sapu bersifat karsinogenik. Paparan dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kanker, terutama jika ikan berasal dari perairan dengan tingkat pencemaran tinggi.

Dengan berbagai risiko tersebut, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati sebelum mengonsumsi ikan sapu-sapu, terutama yang berasal dari lingkungan perairan yang tidak terjamin kebersihannya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement