
dr. Lucky menuturkan perbedaan mendasar antara tengkurap di kasur dengan teknik gendong ini beban. Dengan teknik yang sudah dipaparkan tadi, bayi tidak terpaku di bagian punggung atas tetapi di bagian bawah.
“Bedanya kalau tadi itu tengkurep dia di bagian punggung atas, kalau kayak gini dia punggung bawah," tutur dr. Lucky.
Keunggulan lainnya adalah posisi ini meminimalisasi rasa pegal pada bayi. Dengan car aini, bayi juga bisa mendapat pandangan yang lebih luas bagi sang buah hati, sehingga mereka tidak mudah bosan.
Lebih lanjut, dr. Lucky memberikan catatan penting mengenai posisi bayi berdasarkan usianya. Untuk bayi yang masih di bawah usia tiga bulan, disarankan posisi gendongnya lebih mendatar. Namun, bagi bayi yang sudah memasuki usia di atas tiga bulan, posisi gendong bisa lebih bervariasi.
"Kalau di atas tiga bulan udah mulai begini, miring gini boleh, agak berdiri gini boleh, anaknya bisa mantul-mantul," pungkas dia.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.