Sebagai informasi, perjalanan udara internasional mengalami gangguan besar pada akhir Februari 2026 setelah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Ratusan hingga ribuan penerbangan dilaporkan dibatalkan di berbagai negara.
Sejumlah negara seperti Iran, Irak, Kuwait, Israel, dan Bahrain menutup ruang udara mereka untuk penerbangan sipil sebagai langkah pencegahan demi keamanan. Penutupan ini dilakukan karena wilayah udara di atas kawasan konflik dinilai berisiko tinggi.
Beberapa hub penerbangan besar dunia, termasuk Dubai International Airport, Abu Dhabi International, serta Doha di Qatar, juga sempat membatasi atau menghentikan operasionalnya sementara waktu.
Kondisi ini membuat banyak penumpang, termasuk warga Indonesia yang hendak kembali dari ibadah umrah, harus memantau perkembangan jadwal penerbangan dan kebijakan maskapai secara berkala.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.