2. Katarak
Katarak, yaitu pengeruhan lensa mata, lebih sering terjadi dan berkembang lebih cepat pada perokok. Paparan kronis terhadap bahan kimia rokok diduga mempercepat kerusakan protein di dalam lensa.
3. Sindrom Mata Kering
Merokok dapat mengganggu produksi air mata dan merusak lapisan pelindung mata, sehingga menyebabkan rasa kering, gatal, atau sensasi terbakar. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi juga meningkatkan risiko iritasi dan infeksi mata.
4. Retinopati Diabetik
Pada perokok yang juga mengidap diabetes, risiko komplikasi retina akibat kadar gula darah tinggi semakin meningkat. Kerusakan pembuluh darah kecil di retina dapat berkembang lebih cepat pada mereka yang merokok.
Mata sangat bergantung pada suplai darah dan oksigen yang stabil untuk mempertahankan fungsi visualnya. Bahan kimia beracun dalam rokok dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah, mengurangi kemampuan darah membawa oksigen, serta meningkatkan stres oksidatif pada sel-sel mata.
Efek ini mempercepat penuaan jaringan mata dan membuat struktur sensitif seperti retina dan lensa lebih mudah rusak. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai akibat merokok antara lain:
1. Penglihatan kabur atau kurang tajam
2. Cahaya silau terasa lebih mengganggu
3. Kesulitan melihat detail halus
4. Sensasi kering atau panas pada mata.
(Rani Hardjanti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.